Renstra 2015-2025

| 06-11-2014   08:58:59 WIB

 KATA PENGANTAR

            Puji Syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWt yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penyusunan RENSTRA Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Program Studi Pendidikan Ilmu komputer (PIK) Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) tahun 2015 – 2025 dapat selesai sebagaimana yang diharapkan. Selanjutnya Selawat dan Salam kita sanjungkan kepangkuan Nabi Besar Muhammad SAW, karena berkat beliaulah kita bisa merasakan nikmat dan lazzatnya ilmu pengetahuan yang tiada tara ini.

            Renstra ini merupakan Renstra pertama yang disusun oleh Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer Universitas Ubudiyah Tahun 2015 – 2025 sehubungan dengan dikeluarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan Nomor. 45/E/O/2014 tentang Penggabungan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ubudiyah, maka program Studi  Pendidikan Ilmu Komputer menjadi salah satu program studi yang bernaung di bawah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Ubudiyah Indonesia yang beroperasi mulai tanggal 29 April 2014 memiliki kewajiban untuk menyusun rencana strategis tentang pelaksanaan program kerja Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

            Penyusunan Renstra ini mengacu pada Renstra UUI Tahun 2015 – 2025 yang telah disusun dengan memperhatikan dinamika dan tantangan yang dihadapi, dan kekhasan-kekhasan tertentu yang dimiliki oleh Universitas sebagai lembaga pengembang ilmu pendidikan. Hal-hal tersebut sangat penting untuk ditindaklanjuti mengingat tugas pokok FIP sebagai lembaga pengembang ilmu pendidikan yang harus memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan dan penyelesaian masalah pendidikan khsuusnya dan kemanusiaan pada umumnya.

            Dengan tersusunya RENSTRA ini, diharapkan kinerja Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer akan semakin meningkatkan untuk mewujudkan visinya yang mendukung program kerja Universitas Ubudiyah Indonesia dengan prioritas program yang diikuti dengan penggunaan anggaran secara efektif dan efesien serta dapat menjadi pedoman bagi setiap unit kerja untuk melaksanakan kegiatan.        Akhirnya diucapkan terima kasih kepada Tim Penyusun dan unit terkait yang telah bekerja keras sehingga Renstra ini dapat tersusun. Semoga kerja kera tersebut mendapatkan pahala dari Allah SWT. Amiin.

                                                                                                 Banda Aceh, 22 September 2014

                                                                                                Ka. Prodi Pendidikan Ilmu Komputer      

 

                                                                                                 Akmaluddin, S.Pd.I., M.Pd

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR............................................................................................................. ...... i

DAFATR ISI .......................................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................................. 1

1.1   Latar Belakang  ............................................................................................................. 1

1.2   Dasar Hukum ................................................................................................................ 2

1.3   Visi, Misi dan Tujuan ...................................................................................................... 4

1.4   Tujuan Rencana Strategis  .............................................................................................. 5

1.5   Struktur Organisasi  ...................................................................................................... .7

 

BAB II ANALISIS SWOT .......................................................................................................... 8  

2.1    Analisis Kekuatan (Strenghness)  ................................................................................... 8

2.2   Analisis Kelemahan (Weaknesses)................................................................................... 9

2.3   Analisis Peluang (Opportunities) ..................................................................................... 10

2.4   Analisis Ancaman (Threats) ............................................................................................ 11

 

BAB III RENCANA STRATEGIS .................................................................................................. 13

3.1   Rencana Strategis 10 tahun (2015 – 2025) ............................................................... ...... 13

  1. Pilar I (Pemerataan dan Perluasan Akses) ..................................................................... 13
  2. Pilar II (Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing) ................................................... 14
  3. Pilar III (Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas & Pencintraan Publik ) ................................ 17

3.2   Rencana Strategis 5 tahun (2015 – 2020) ........................................................................

  1. Pilar I (Pemerataan dan Perluasan Akses) .....................................................................
  2. Pilar II (Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing) ...................................................
  3. Pilar III (Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas & Pencintraan Publik ) ................. .............

 

PENUTUP  ............................................................................................................................. 19

LAMPIRAN ...................................................................................................................... ...... 20

-          Tabel Rencana Strategis 10 Tahun

-          Tabel Rencana Strategis 5 Tahun

-          SK Pembentukan Program Studi

-          SK Visi dan Misi Fakultas, Program Studi dan Direktorat

-          SK Job Description Fakultas, Program Studi dan Direktorat

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1      Latar Belakang

 

Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) sesuai dengan Visi dan Misi yang diemban, terus berjuang untuk menjadi salah satu universitas terbaik yang dimiliki oleh bangsa Aceh, tidak hanya pada tingkat nasional, tapi juga mampu menembus tingkat-tingkat international. Kegigihan dalam memperjuangkan perkembangan Universitas terus dapat dilihat dan dirasakan dalam semua aspek. Universitas ubudiyah Indonesia (UUI) mulanya hanya lahir dari penyatuan dua Sekolah Tinggi yakni STIKES dan STIMIK Ubudiyah Indonesia. Namun pada tahun 2014  UUI mammpu mengepakkan sayapnya dengan menambahkan 4 Fakultas lain yang bergabung di dalamnya, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi. STIKES yang sebelumnya hanya memiliki 3 Program studi menambhkan Program studi Farmasi, Ilmu Gizi dan Psikologi menjadi bagian dari fakultas Ilmu kesehatan. Sementara itu 4 program studi lain juga tergabung dalam Fakultas Ilmu Komputer.

Perubahan besar juga terhadi pada wajah kampus UUI dimana dulunya hanya terdiri dari satu bangunan ruko sederhana kini berubah menjadi Universitas megah, indah, dan akrab linggkungan. Komitmen menjadi WORLD CLASS CYBER UNIVERSITY juga mencerminkan kegigihan UUI dalam mengembangkan universitas pada tingkatan international, karena semua hal ini hanya mungkin diwujudkan dengan kerja keras mulai dari perencanaan program hingga implementasi serta manajemen dan pengawasan yang baik.

Arahan kebijakan renstra Fakultas Ilmu Pendidikan berjalan sesuai dengan arahan kebijkan Universitas Ubudiyah Indonesia yang memperhatikan dinamika perkembangan masyarakat saat ini yang sangat membutuhkan sumber daya manusia pekerja otak yang inovatif, sehingga membuat perguruan tinggi harus dapat memacu para mahasiswa dan lulusannya untuk kreatif, inovatif, dan progresif agar bisa langsung beradaptasi dengan lingkungan masyarakat. Sebuah universitas yang sehat dari segi finansial maupun pengembangan intelektual akan memiliki daya tarik karena jaminan kualitas yang ditawarkan sangat dibutuhkan masyarakat. Daya tarik sebuah universitas amat penting karena akan menjadi penentu perkembangan universitas dimasa mendatang. Namun untuk mengangkat daya tarik tersebut membutuhkan energi besar dari segenap civitas akademika disaat awal.

Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, Program Studi Pendidikan ilmu Komputer selanjutnya merumuskan berbagai tujuan dan sasaran yang akan dicapai lima tahun kedepan. Berdasarkan tujuan dan sasaran tersebut, selanjutnya dirumuskan berbagai program pengembangan yang perlu ditempuh termasuk di dalamnya penentuan indikator-indikator keberhasilannya.

Titik berat Perencanaan Strategi pengembangan Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer  ini adalah aspek-aspek strategis dalam penyelenggaraan dan pengembangan program studi, meliputi kinerja penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, yang sebenarnya merupakan suatu kesatuan yang saling terkait. Penyusunan Rencana Strategis ini dimaksudkan sebagai pedoman untuk penyelenggaraan dan pengembangan program studi untuk jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan, dengan dimungkinkan adanya peninjauan setiap tahun sekali sesuai dengan perubahan- perubahan penting yang diperkirakan berpengaruh secara signifikan terhadap penyelenggaraan dan pengembangan program studi. Rencana Strategis disusun sebagai pedoman bagi penyelenggaraan dan pengembangan program studi yang merupakan komitmen bersama seluruh elemen penyelenggara program studi. Karena sifatnya yang masih berupa garis besar, maka Rencana Strategis ini perlu dijabarkan dalam berbagai dokumen perencanaan yang lebih teknis dan operasional.

Manajemen sebuah perguruan tinggi harus memiliki kemampuan mengintegrasikan kemampuan antisipasi masa depan dengan kemampuan manajerial untuk merencanakan dan mengimplementasikan berbagai program agar dapat mencapai tujuannya. Manajemen strategis menjadi salah satu pilihan untuk proses manajemen yang terimpelementasikan. Manajemen strategis ini meliputi berbagai keputusan dan langkah-langkah yang berujung pada formulasi dan implementasi serangkaian rencana yang dirancang untuk mencapai tujuan organisasi. Manajemen strategis ini memiliki 9 rangkaian langkah yaitu (Pearce dan Robinson; 2009):

  1. Merumuskan misi meliputi rumusan umum tentang maksud keberadaan, tujuan, dan filosofi.
  2. Melakukan analisis lingkungan internal organisasi dan kapabilitasnya beserta kekuatan serta kelemahan dalam organisasi.
  3. Melakukan penilaian terhadap lingkungan eksternal meliputi pesaing dan faktor-faktor kontekstual umum beserta peluang dan ancaman yang berpotensi akan dihadapi oleh organisasi.
  4. Merumuskan dan melakukan analisis terhadap pilihan-pilihan strategi dengan menyesuaikan kemampuan internal dengan lingkungan eksternal.
  5. Mengidentifikasi dan menganalisis setiap pilihan strategi berdasarkan atas misi dan visi organisasi.
  6. Menetapkan sasaran jangka panjang dan strategi yang dipandang paling tepat.
  7. Menetapkan sasaran tahunan dan strategi jangka pendek sesuai dengan sasaran jangka panjang dan strategi umum.
  8. Mengimplementasikan strategi melalui penyusunan anggaran yang menekankan pada kesesuaian antara tugas, SDM, struktur, teknologi, dan sistem imbalan.
  9. Mengevaluasi penerapan strategi sebagai masukan bagi pengambilan keputusan dimasa mendatang.

 

Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer Universitas Ubudiyah Indonesia merupakan salah satu Program studi yang bergerak dalam bidang pendidikan, jadi sudah semestinya perlu menerapakan manajmen strategis dengan baik. Sebagai sebuah program studi yang menunjang dalam perkembangan IPTEK di era globalisasi, maka Program studi pendidikan ilmu komputer harus mampu memnafaatkan berbagai peluang dan senantiasa mampu menghadapi tantangan yang senantiasa berubah dengan sangat cepat dan penuh dinamika. Perubahan tersebut terjadi terutama dalam rumpun ilmu komputer, oleh karena itu dalam menghadapi berbagai dinamika baru dan ke depan harus mampu ditangkap oleh program studi pendidikan ilmu komputer dengan mencanangkan dan merumuskan Rencana strategis untuk tahun 2014 – 2018 dalam bebergai aspek seperti quality assurance dan internasionalisasi yang lebih aman dan direncanakan dengan matang.

 

1.2      Dasar Hukum

 Penyusunan Rencana Strategis Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer Universitas Ubudiyah Indonesia dilandaskan pada:

  1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 
  3. Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
  4. Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
  5. Undang-Undang No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005 – 2025
  6. Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan
  7. Undang-Undang No. 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan
  8. Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
  9. Peraturan Pemerintah No.19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional
  10. Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2008 tentang Guru
  11. Peraturan Pemerintah No. 37 tahun 2009 tentang Dosen
  12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana.
  13. Rencana Strategis Kementrian Pendidikan Nasional Tahun 2010 – 2014 

 

1.3      Visi, Misi dan Tujuan

Perencanaan Program dalam RENSTRA Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer mengacu pada visi, misi dan tujuan dari RENSTRA Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) dan RENSTRA Fakultas Ilmu Pendidikan serta didasarkan atas visi, misi, nilai dan sikap dasar Program Studi Pendidikan Ilmu komputer dengan arahan dan tujuan.

  1. Visi Program Studi Pendidikan Ilmu komputer

      Menjadi program studi Pendidikan Ilmu Komputer terkemuka di Sumatera dalam menghasilkan lulusan yang berkompeten, berakhlak mulia serta menguasai IPTEKS yang sesuai dengan kebutuhan pengguna di tingkat lokal, nasional maupun internasional pada tahun 2025.

 

  1. Misi Program Studi Pendidikan Ilmu komputer
    1.  Menyelenggarakan program studi pendidikan Ilmu Komputer yang berbasis teknologi informasi, menguasai  IPTEKS dan sesuai dengan kebutuhan lembaga dan institusi pendidikan serta masyarakat.
    2. Melaksanakan penelitian dan publikasi dalam bidang teknologi ilmu komputer dan metode pendidikan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kehidupan masyarakat.
    3. Melaksanakan pengabdian masyarakat dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan dan berkontribusi bagi kualitas hidup masyarakat.
    4. Mengembangkan kerjasama yang saling menguntungkan dengan berbagai institusi pendidikan baik lokal, nasional maupun internasional.

 

 

 

 

 

  1. Tujuan Program Studi Pendidikan Ilmu komputer
    1.  Menghasilkan lulusan pendidikan ilmu komputer yang kompeten, menguasai IPTEKS, dan berkepribadian baik.
    2. Menghasilkan lulusan pendidikan ilmu komputer sebagai pengembang kurikulum, pengelola, dan teknisi sumber belajar yang menguasai teknologi informasi.
    3. Menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan produk penunjang proses pendidikan dan pengajaran.
    4. Menghasilkan program kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan baik ditingkat regional, nasional maupun internasional.
    5. Menghasilkan produk riset yang berkualitas sebagai sumber pembelajaran lembaga pendidikan dan masyarakat.
    6. Meningkatkan kualitas masyarakat melalui penerapan berbagai hasil karya teknologi pendidikan.

 

1.4      Tujuan Rencana Strategis

RENSTRA Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer Universitas ubudiyah Indonesia (UUI) 2014 – 2018 disusun sebagai pedoman pengembangan Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer dalam kurun waktu tahun 2014 hingga tahun 2018, sehingga program studi pendidikan ilmu komputer Universitas Ubudiyah Indonesia dapat mensikronisasikan semua komponen di dalamnya untuk pencapaian sasaran dan juga menyesuaikan dan mendukung penuh rencana strategis yang dirancang oleh Fakultas Ilmu Pendiidkan dan Universitas Ubudiyah Indonesia.

 Program Studi  Pendidikan Ilmu Komputer merupakan salah satu program studi yang bernaung di bawah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Ubudiyah Indonesia yang beroperasi mulai tanggal 29 April 2014 sehubungan dengan dikeluarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan Nomor. 45/E/O/2014 tentang Penggabungan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ubudiyah.

Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer (PIK) Universitas Ubudiyah Indonesia  hadir untuk menjawab tuntutan kebutuhan pembelajaran akan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan teknis akademis dan Pendidikan Ilmu Komputer (PIK). Dengan bernaung di bawah pengelolaan FIP, maka program studi PIK akan berfokus pada bahan kajian di bidang pendidikan, bidang teknologi ilmu komputer. Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer dibentuk untuk memenuhi kompetensi dasar sebagai output dari lulusan Program Studi ini antara lain:

  1. Mahasiswa mampu menjadi tenaga professional dalam bidang Pendidikan Ilmu Komputer sesuai dengan tingkat satuan pendidikan.
  2. 2.       Mahasiswa mampu menjadi tenaga profesional dalam pengembangan keilmuan di bidang ilmu pendidikan dan ilmu komputer.
  3. Pengelola manajemen sistem informasi sekolah yang memiliki kemampuan membuat dan merancang sistem basis data dan informasi sekolah untuk mendukung terselenggaranya sekolah berbasis manajemen (school based management) di Indonesia di masa dating.
  4. Pengelola perangkat keras dan jaringan komputer yang memiliki kemampuan memperbaiki komputer, merancang kebutuhan komputer sekolah, merancang dan mengelola jaringan lokal komputer (internet) sekolah.
  5. Pengelola pembelajaran berbasis komputer yang memiliki kemampuan merancang dan membuat bahan ajar atau materi pembelajaran berbasis komputer
  6. Pengelola pemograman komputer terutama dalam hal teknologi komputer tingkat tinggi seperti membuat software, WEB, distro dan lain-lain yang dapat diakses oleh masyaratak luas.
  7. Mampu menganalisis kebutuhan informasi organisasi-organisasi tertentu dalam masyarakat, implikasi dan resiko solusi teknologi ilmu komputer, memecahkan problem dengan beragam kompleksitas, berpikir metodologikal dalam pengembangan aplikasi komputer, meningkatkan inovasi dan kreativitas pribadi serta mitra kerja.
  8. Berlatih untuk belajar  secara mandiri (self-directed learning), melalui tim (team learning), dan pembelajaran seumur hidup (life-long learning)
    1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berbudi pekerti luhur, memiliki etika dan moral, berkepribadian luhur dan mandiri, serta bertanggung jawab terhadap masyakarat dan bangsa
    2. Berjiwa wirausaha yang ditandai dengan kepercayaan diri dan inisiatif yang tinggi; berorientasi pada tugas, proses dan hasil; berani mengambil resiko; memiliki perspektif ke depan; kreatif dan berinisiatif untuk berinovasi secara berkesinambungan.

 

Sasaran Renstra Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer Universitas Ubudiyah Indonesia  disesuaikan dengan visi Univeristas: Menjadi WORLD CLASS CYBER UNIVERSITY dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi pada tahun 2025”.

Pengertian dari WORLD CLASS CYBER UNIVERSITY ditujukan pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang mencakup kualitas dosen dan lulusan yang diakui di tingkat internasional.

Untuk mendukung sasaran Universitas Ubudiyah Indonesia dalam mencapai WORLD CLASS CYBER UNIVERSITY, Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer berusaha mencetak lulusannya mampu menggunakan teknologi komputer yang handal dengan pemanfaatan e-learning dan lainnya, hasil-hasil risetnya bermanfaat bagi pembangunan dalam arti IPTEK baru hasil riset dosen dan mahasiswa dapat dikembangkan menjadi suatu temuan baru di bidang ilmu komputer yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pengguna lulusan Program Studi Pendidikan ilmu Komputer. Demikian pula dalam bidang layanan masyarakat harus diarahkan kepada penciptaan dan pengembangan teknologi ilmu komputer mulai dari hal yang sederhana hingga pada rancangan yang rumit dan kompleks.

 

1.5      Struktur Organisasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

ANALISIS SWOT

 

Salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian di dalam penyusunan Renstra program studi Pendidikan Ilmu Komputer adalah kondisi internal program studi, utamanya yang berkaitan dengan kekuatan dan kelemahan. Disamping itu, perhatian juga dicurahkan kepada upaya suatu program studi untuk merumuskan langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan dan memanfaatkan kekuatan dalam menangkap peluang yang ada dan mengurangi kelemahan. Melalui proses evaluasi diri yang dilakukan secara komprehensif, program studi Pendidikan Ilmu Komputer akan mampu mengindentifikasi secara lebih cermat dan jujur berbagai stuasi dan kondisi berupa kelemahan dan kekuata yang ada dan perlu mendapat perhatian.   

Analisis situasi yang dilakukan secara internal oleh Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer Universitas U’Budiyah Indonesia bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran keberadaan/kualitas institusi program studi saat ini (existing condition). Dalam konteks perencanaan strategis, hal tersebut sekaligus merupakan analisis kesenjangan antara keadaan saat ini dengan gambaran masa depan yang diinginkan. Berdasarkan hasil evaluasi diri terhadap seluruh komponen program studi, maka dapat disimpulkan kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman Program Studi Pendidikan Ilmu komputer sebagai berikut:

 

2.1   Analisis Kekuatan (Stenghness)

Sesuai dengan visi, misi dan tujuan program studi Pendidikan Ilmu Komputer yang dirumuskan dengan mengikuti visi, misi dan tujuan dari Universitas Ubudiyah Indonesia, maka terdapat kekuatan yang sangat potensial bagi perkembangan dan kemajuan program studi, diantaranya yaitu:

  1. Terdapat kesesuaian antara visi, misi, sasaran dan tujuan program studi.
  2. Sistem seleksi yang menekankan pada kualitas peserta ujian saringan masuk dapat menghasilkan raw input (calon mahasiswa) yang mempunyai kemampuan menyelesaikan studi.
  3. Image yang baik terhadap lembaga dapat menarik peminat dalam jumlah yang besar. 
  4. Kurikulum telah disusun sesuai dengan visi, misi, sasaran dan tujuan program studi, dengan memperhatikan kebutuhan berbagai stakeholders.
  5. Sarana dan prasarana yang dimiliki relatif baru, dengan kualitas yang baik dan kuantitas yang memadai, menimbulkan suasana belajar yang kondusif, dan memperlancar proses pembelajaran, serta pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang konsisten dijalankan setiap semesternya. 
  6. Pembagian tugas yang jelas, sekaligus didukung oleh personil yang kompeten di bidangnya
  7. Pengelolaan lembaga sudah dilaksanakan dengan tertib, dengan prosedur dan metoda kerja yang pasti, di bawah kepemimpinan yang melibatkan semua pihak untuk berperan serta memperbaiki dan mengembangkan program studi.
  8. Adanya kesesuaian antara strategi dan metoda mengajar dengan tujuan program studi, didukung dengan teknologi informasi dan teknologi pengajaran yang sesuai, serta proses penilaian kemajuan dan keberhasilan studi mahasiswa yang memotivasi mahasiswa untuk memperbaiki usaha belajarnya.
  9. Para dosen mempunyai komitmen yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.
  10. Fasilitas perangkat keras dan perangkat lunak sudah mencukupi, fasilitas intranet, internet dan multimedia mobile sudah cukup memadai, dukungan staf yang berpengalaman dalam bidang akademik, Sistem Informasi Fakultas dan Universitas sudah terintegrasi.

 

2.2   Analisis Kelemahan (Weakness)

            Adapun yang dianggap menjadi kelemahan dari program studi Pendidikan Ilmu Komputer diantaranya, yaitu:

  1. Kesulitan untuk mengukur seberapa jauh kurikulum yang disusun telah dapat memenuhi kebutuhan dunia kerja. Kesulitan pengukuran ini disebabkan antara lain dunia kerja (industri dan bisnis) memandang lulusan Program Studi dari sisi yang berbeda, mereka tidak peduli bagaimana Program Studi menghasilkan lulusannya, yang penting bagi mereka adalah bahwa lulusan yang bersangkutan dapat membuat produk atau jasa yang diminta atau mengerjakan apa yang ditugaskan.
  2. Masih mengandalkan penerimaan dana dari mahasiswa dan belum banyak memanfaatkan dana dari pihak eksternal.
  3. Adakalanya diwaktu-waktu tertentu komunikasi masih kurang berjalan dengan baik, sehingga dapat menghambat implementasi dari rencana program kerja yang telah ditetapkan.
  4. Dalam mengevaluasi hasil pembelajaran, bobot penilaian masih lebih menekankan pada hasil tugas, UTS dan UAS, dan masih kurang menekankan pentingnya proses.
  5. Sistem Informasi Manajemen khususnya untuk pengendalian mutu, masih perlu dikembangkan agar dapat digunakan untuk pengambilan keputusan secara lebih cepat dan akurat.

 

 

2.3  Analisis Peluang (Opportunities)

Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer memiliki berbagai peluang yang sangat menjanjikan baik dalam dunia kerja maupun dalam dunia peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peluang tersebut diantaranya yaitu:

  1. Pencapaian visi, misi dan tujuan program studi akan mudah tercapai, karena adanya kompetensi yang dimiliki mahasiswa melalui kelompok studi (study club) sesuai keminatan, sertifikasi dan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder, sehingga akan dapat menghasilkan lulusan berkualitas yang dapat mudah mendapatkan kesempatan kerja ataupun berwirausaha.
  2. Adanya kemauan yang kuat dari Pimpinan Universitas, Fakultas dan Program Studi untuk mengembangkan kualitas dosen dan tenaga pendukung
  3. Lulusan Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer sangat banyak dibutuhkan oleh berbagai Sekolah-sekolah sehingga jumlah lowongan kerja semakin terbuka.
  4. Program Studi diberi keleluasaan dalam merancang kegiatannya di awal tahun akademik dan dapat mengajukan anggarannya ke Fakultas.
  5. Banyaknya kesempatan bekerjasama dengan berbagai pihak eksternal untuk menambah anggaran biaya operasional proses pendidikan serta dapat meningkatkan kualitas SDM Program Studi
  6. Visi, misi, sasaran dan tujuan yang sejalan, dan komitmen serta kemauan bekerjasama yang baik dari berbagai pihak terkait.
  7. Mahasiswa semakin menyadari perlunya memiliki kompetensi yang tinggi di bidang teknologi ilmu komputer, sesuai tuntutan dunia kerja dan masyarakat di era global.
  8. Kemitraan dan kerjasama dengan lembaga lainnya masih terbuka luas khusunya dengan pihak-pihak sekolah dan pihak-pihak direktorat lainnya.
  9. Semakin tingginya kesadaran mahasiswa tentang pentingnya keterlibatan dalam perkuliahan dan berbagai kegiatan eksternal dalam meningkatkan kualitasnya sebagai calon sarjana Pendidikan Ilmu Komputer.
  10. Adanya kesempatan untuk memperbaiki proses pembelajaran melalui kerjasama dengan pihak perguruan tinggi lain, perusahaan ataupun organisasi institusi dan profesi.
  11. Beberapa pihak praktisi ataupun pakar dengan senang hati bersedia membagi pengalamannya dalam praktek bisnis.
  12. Adanya beberapa penawaran dari dunia pendidikkan ataupun instasi untuk bekerjasama dalam penelitian, pelatihan dan konsultasi.
  13. Adanya perhatian yang besar dari institusi berupa dukungan pengadaan sumber daya manusia yang dibutuhkan guna memelihara dan mengembangkan sistem informasi.
  14. Adanya kesempatan yang besar untuk membentuk jaringan secara internasional dengan menggunakan fasilitas internet dan multimedia mobile yang ada.
  15. Adanya kesempatan untuk belajar mandiri melalui internet berupa e-learning dan melalui multimedia mobile berupa e-learning.
  16. Sangat besarnya peminat yang ingin memasuki program studi memungkinkan program studi memperoleh input yang lebih baik, dan memiliki kesempatan untuk berkembang lebih baik.
  17. Banyaknya kegiatan yang dikoordinir oleh Lembaga Peneltian dan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Ubudiyah Indonesia yang memungkinkan para dosen terlibat.

 

2.4    Analisis Ancaman (Threats)

Adapun beberapa hal yang dianggap menjadi ancaman bagi program studi Pendidikan Ilmu Komputer serta perlu usaha yang memadai untuk meminimalisir ancaman tersebut yaitu:

  1. Ancaman terutama terkait dengan kualitas pengajaran dan pembelajaran yang diselanggarakan program studi, yaitu dengan banyaknya jumlah program studi sejenis yang bekerjasama dengan program studi luar negeri guna meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran yang diselenggarakannya. Kualitas yang lebih rendah akan menurunkan tingkat kepercayaan, minat dan dukungan masyarakat terhadap program studi, akibat langsungnya adalah visi, misi dan tujuan Program Studi terancam tidak tercapai.
  2. Laju pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang ilmu Komputer sangat pesat sehingga mempercepat pencapaian tujuan dari program studi.
  3. Semakin sulit mencari tenaga dosen yang sangat berkualitas karena tawaran bekerja pada bidang non pendidikan memberikan imbalan yang lebih menarik dibandingkan bekerja pada bidang pendidikan.
  4. Makin banyaknya persaingan untuk memperoleh dana, karena lembaga pendidikan lain juga akan menggunakan kesempatan yang ada.
  5. Beberapa perguruan tinggi lain telah menerapkan struktur organisasi yang lebih fleksibel sehingga dapat lebih cepat dan lebih leluasa dalam bertindak dan mengembangkan diri.
  6. Ketatnya evaluasi kemajuan dan keberhasilan studi mahasiswa dapat berdampak pada menurunnya kesempatan para mahasiswa dalam berorganisasi, sehingga dapat menurunkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bekerjasama dan kemampuan kepemimpinan.

 

 

BAB III

RENCANA STRATEGIS

 

            Program kerja Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer ini sepenuhnya mengacu pada Rencana Strategis Universitas Ubudiyah Indonesia 2015 – 2020. Dalam Rencana Strategis Universitas Ubudiyah Indonesia 2015 – 2025 dikemukakan adanyan tiga pilar utama yang menjadi perhatian Universitas Ubudiyah Indonesia selama lima tahun kedepan dalam rangka persipan menuju WORLD CLASS CYBER UNIVERSITY. Pada dasarnya Program Kerja tersebut dikelompokkan menjadi tiga pilar. Pilar yang dimaksud adalah:

  1. Pilar I (Pemerataan dan Perluasan Akses)
  2. Pilar II (Peningkatan Mutu. Relevansi dan Daya Saing)
  3. Pilar III (Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas dan Pencitraan Publik)

 

3.1   Rencana Strategis 10 Tahun (2015 – 2020)

            Rencana Strategis Program Studi Pendidkan Ilmu Komputer dirumuskan melalui serangkaian kebijakan, program dan kegiatan. Merujuk visi dan misi yang dicanangkan ke dalam 3 bidang (pilar) yang masing-masing pilar merujuk pada misi tertentu. Ketiga pilar tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pilar I (Pemerataan dan Perluasan Akses)

Dengan telah dimilikinya mandate untuk menyelenggarakan program studi pendidikan, dan mengingat potensi sumber daya yang dimiliki, Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) memiliki peluang besar untuk mendukung program Nasional tentang Peningkatan pemerataan dan perlusasn akses pendidikan bagi masayarakat. Cara strategis untuk mencapai bidang tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pengembangan Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer
  2. Peningkatan Promosi Pendidikan
  3. Pengembangan Seleksi Masuk
  4. Penataan Daya Tampung
  5. Pengembangan Pembelajaran berbasis e-learning
  6. Pengembangan dan Pelaksanaan SPP Proporsional
  7. Peningkatan Kesempatan yang sama bagi semua peserta didik melalui beasiswa dan bantuan penelitian.  
    1. Peningakatan Pertukaran Dosen dan Mahasiswa Asing   
    2. Peningkatan Kerjasama dengan sekolah/lembaga mitra untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas.
    3. Peningkatan kerjasama dengan Pemerintah Propins, Kabupaten dan Kota untuk pengembangan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
    4. Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai sarana pembelajaran jarak jauh.
    5. Penigkatan peran masyarakat dan alumni dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di Universitas Ubudiyah Indonesia.

 

            Pemerataan dan perluasan akses pendidikan diarahkan pada upaya memperluas daya tamping peserta didik, serta memberikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik dari berbagai golongan masyarakat yang berbeda baik secara social, ekonomi, gender, lokasi tempat tinggal dan tingkat kemampuan intelektual serta kondisi fisik. Untuk itu, perlu dikembangkan dan ditingkatkan program dan kegiatan pendidikan akademik, kapasistas kelembagaan dalam rangka peningaktan daya tamping, kerjasama dengan sekolah-sekolah untuk menghasilkan guru-guru yang professional, kesempatan belajar sepanjang hayat melalui pemberian kesempatan kepada mahasiswa-mahasiswa non-reguler atau peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan ke sarjana dari jenjang D-III atau D-IV sebelumnya, dan menumbuhkan antusiasme masyarakat dan alumni dalam penyelenggaraan pendidikan di UUI.  

 

  1. Pilar II (Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing)

Dalam era globalisasi dan perdagangan bebas, Universitas ubudiyah harus mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi sesuai dengan standar Nasional pendidikan dan standar Nasional Pendidikan. Lulusan tidak hanya dituntut untuk menguasai hard skill (kompetensi utama), tetapi juga harus menguasai soft skill (Kompetensi Pendukung), misalnya kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dengan tim, berpikir kritis dan kreatif, menguasai teknologi informasi, memiliki jiwa enterpreneurhip, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Oleh karena itu, pembinaan mahasiswa program studi pendidikan ilmu komputer diupayakan sedemikian sehingga dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai kompetensi utama program studi saja, melainkan juga memiliki kemampuan pendukung lainnya dengan memberikan mata kuliah peminatan yang memadai dengan harapan mahasiswa lulusan Universitas Ubudiyah Indonesia Program studi Pendidikan Ilmu komputerr tidak hanya  mampu bekerja di bidang pemerintahan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing diharapkan dapat memberikan dampak bagi terwujudnya Universitas Ubudiyah Indonesia sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas di bidangnya dan berdaya saing tinggi, menghasilkan karya-karya akademik yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan perkembangan teknologi sekarang ini, serta mampu meningkatkan kesejahteraan dan daya saing masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta penguasaan konsep ilmu komputer yang memadai.

Peningkatan mutu pendidikan di suatu perguruan tinggi layaknya diukur dari pencapaian kecakapan akademik dan non akademik yang lebih tinggi yang memungkinkan lulusan dari Program studi Pendidikan Ilmu Komputer dapat proaktif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di dalam lingkungan social dan masyarakat baik itu dalam bidang keilmuan yang mereka tekuni atau lainnya. Lullusan dari program studi pendidikan ilmu komputer Universitas Ubudiyah Indonesia juga diharapkan mampu untuk berkomptesi baik ditingkat lokal, nasional maupun internasional. Oleh karena itu, dalam rangka peningkatan mutu lulusan, Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer berupaya dengan keras untuk membentuk kurikulum program studi yang mampu terus menerus memenuhi dan disesuaikan dengan tuntunan pembangunan, proses pembelajaran yang dijalankan harus terus ditingkatkan demi pemenuhan kualitas pendidikan yang terus ditingkatkan oleh pemerintahan, dan pembinaan ekstra kurikuler mahasiswa harus mengacu pada pengembangan kreativitas, entrepeneurship, dan kepemimpinan mahasiswa. Selain itu prodi juga terus menggalakkan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pembinaan keacakapan hidup lulusan yang terampil untuk menghadapi tanttangan kehidupan yang terus berkembang secara mandiri. Pembinaan kecakapan hidup tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan kurikuler maupun ekstra kurikuler.

Proses perkuliahan yang berkualitas mempersyaratkan dosen dan tenaga pendukung yang berkualitas dan berkomitmen tinggi terhadap tugasnya. Kualitas dosen diukur berdasarkan kualifikasi akademik, jabatan fungsional, dan produktivitas tri dharmanya. Jumlah dosen UUI yang berkualifikasi S2 saat ini sudah cukup banyak, namun jumlah dosen yang berkualifikasi S3 masih perlu ditingkatkan. Dalam pengiriman dosen untuk studi lanjut S2 dan S3 perlu memperhatikan bidang ilmu yang dikembangkan di jurusan. Pengiriman dosen untuk studi lanjut di luar negeri harus menjadi prioritas, hal ini dikarenakan pada saat ini UUI memiliki hubungan international yang baik dengan beberapa Negara tetangga, misalnya Malaysia, Filipina, Thailand, dll. 

Produktivitas dosen dalam melaksanakan tri dharma menggambarkan motivasi dalam berkarya. Atmosfer ini berpotensi untuk dapat membina mahasiswa untuk berkarya pada diri mahasiswa. Oleh karena itu, penciptaan atmosfer akademik yang kondusif bagi terciptanya kegairahan berkarya bagi dosen akan selalu diupayakan. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain pemberian penghargaan dalam bentuk finansial bagi dosen yang produktif dalam pendidikan, penelitian, atau penulisan buku.

Komitmen dosen terhadap tugas, terutama dharma pertama dari tri dharma, yaitu pelayanan akademik terhadap mahasiswa, dapat diukur dari tingkat kehadiran kuliah, intensitas pembimbingan tugas akhir, skripsi tugas perkuliahan, serta respon mahasiswa terhadap pelaksanaan perkuliahan. Oleh karena itu, perlu sistem monitoring yang efektif dan efisien. Pembinaan kompetensi dosen, khususnya dalam penyelenggaraan perkuliahan, perlu dilakukan secara berkelanjutan. Untuk itu, peran BPJM perlu ditingkatkan. Pembinaan dosen junior oleh dosen senior juga perlu dilaksanakan secara tersistem dan berkelanjutan.

Peningkatan mutu dan relevansi juga harus diterapkan pada bidang penelitian dan pengembangan. Peningkatan mutu dan relevansi pada bidang ini diarahkan agar UUI mampu menghasilkan karya-karya akademik yang layak mendapatkan paten dan atau HaKI, dapat dipublikasikan melalui jurnal-jurnal ilmiah terakreditasi nasional dan internasional. Keberhasilan UUI mempublikasikan karya-karyanya melalui jurnal internasional merupakan syarat utama agar UUI mampu menembus peringkat terhormat di tingkat dunia.

Pengembangan kualitas dan kuantitas penelitian menjadi program yang mendapatkan perhatian utama sebagai realisasi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Berbagai kegiatan ilmiah dikembangkan sebagai ciri perguruan tinggi yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai ilmiah berikut sistem publikasi karya sivitas akademika. Setiap karya pruktif yang dihasilkan oleh sivitas akademika diupayakan memperoleh sertifikat HKI. Pengembangan program ini meliputi: (1) Peningkatan produktivitas dan kualitas peneliti, (2) Peningkatan Sistem Informasi Penelitian, (3) Publikasi hasil karya akedemik sivitas akedemik kepada stakeholder, dan (4) Menghasilkan karya penelitian dan publikasi ilmiah yang berpotensi HaKI.

Peningkatan mutu dan relevansi juga perlu diterapkan pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Peningkatan mutu dan relevansi bidang ini diarahkan agar UUI mampu meningkatkan kesejahteraan dan daya saing masyarakat melalui penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Selain itu, diharapkan UUI semakin dipercaya sebagai mitra oleh pemerintah pusat maupun daerah dan lembaga swadaya masyarakat.

Untuk mencapai arah kebijakan tersebut, penjaminan mutu akademik, kualitas sumberdaya manusia, dan sarana/prasarana mutlak dikembangkan secara berkelanjutan. Kerjasama dengan lembaga mitra dan perguruan tinggi lain, baik di dalam maupun di luar negeri, juga perlu terus ditingkatkan dan diarahkan untuk mendukung program-program peningkatan mutu. Kebijakan peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing diarahkan sebagai berikut:

  1. Pengembangan Kurikulum Pembelajaran secara berkelanjutan 
  2. Peningkatan Mutu Akreditasi
  3. Peningkatan pengawasan dan penjaminan mutu secara terprogram melalui evaluasi diri, sistem monitoring dan evaluasi.
  4. Peningkatan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan
  5. Pengembangan Mutu Dosen 
  6. Peningkatan kerjasama dengan lembaga mitra dan alumni di dalam dan di luar negeri
  7. Peningkatan jumlah dan mutu penelitian dan pengembangan, kegiatan ilmiah, dan publikasi
  8. Peningkatan mutu kegiatan akademika mahasiswa
  9. Peningkatan mutu pendidikan
  10. Peningkatan mutu publikasi dan HaKI
  11. Peningkatan Mutu Layanan Masyarakat
  12. Peningkatan Peran Alumni
  13. Peningkatan kepercayaan pemerintah kota/kabupaten atau lembaga penyelenggara pendidikan dasar dan menengah formal dan norformal.
  14. Peningkatan peran program studi dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing masyarakat.
  15. Peningatan sarana/prasarana untuk memenuhi buku penyelenggaraan pendidikan.

 

  1. Pilar III (Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas & Pencitraan Publik)

                Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik meliputi sistem pembiayaan berbasis kinerja pada semua unit/lini dalam mengalokasikan sumberdaya serta memonitor kinerjanya secara keseluruhan. Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik diarahkan pada penguatan kapasitas Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer melalui pengembangan mekanisme untuk mewujudkan organisasi pendidikan tinggi yang sehat, mandiri, dan otonomi. Secara keseluruhan, upaya tersebut dilakukan dengan menetapkan sistem, mekanisme, norma-norma, dan standar yang relevan yang dapat dijadikan acuan bagi setiap unsur pelaksana. Dalam masa transisi dari sentralisasi menuju mandiri dan otonomi, pengembangan kapasitas dilakukan untuk mewujudkan Universitas Ubudiyah Indonesia sebagai perguruan tinggi yang memiliki keleluasaan untuk memberikan pelayanan pendidikan tinggi yang bermutu secara sehat dan akuntabel. Aplikasi ICT akan dimanfaatkan secara optimal untuk membantu merealisasikan manajemen pendidikan yang transparan dan akuntabel. Model penerapannya diwujudkan melalui media on-line yang memuat informasi dan laporan perencanaan dan pelaksanaan kebijakan kepada publik atau stakeholder pendidikan lainnya. Dengan media tersebut, partisipasi masyarakat dalam bentuk usulan, kritik, atau informasi lainnya dapat diakomodasi secara lebih mudah dan terbuka kepada pembuat kebijakan.

Kebijakan Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik diarahkan pada kegiatan sebagai berikut:

  1. Peningkatan penataan organisasi kelembagaan
  2. Peningkatan sistem manajemen sumber daya manusia
  3. Peningkatan kapasitas dan kompetensi aparat di bidang pengelolaan pendidikan tinggi 
  4. Peningkatan penataan regulasi pendidikan dan penegakan hukumnya
  5. Peningkatan citra dan layanan publik melalui media UBNews dan berbagai media lainnya
  6. Pengembangan sistem informasi dan manajemen terintegrasi dari Akademika Universitas ke akademika Prodi Pendidikan Ilmu Komputer
  7. Peningkatan disiplin, kesejahteraan, keamanan dan kenyamanan kerja

 

PENUTUP

 

            Rencana Strategis (RENSTRA) Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer adalah pernyataan komitmen untuk melakukan pengembangan Program Studi pada manajemen Universitas Ubudiyah Indonesia yang berbasis CYBER University. Renstra ini disusun berbasis pada (1) Pemerataan dan Perluasan Akses, (2) Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, dan (3) Penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik.

            Dengan komitmen melalui Renstra Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer 2015 – 2025 ini seluruh civitas akademika yang terlibat dalam pengembangan program studi pendidikan ilmu komputer, terutama yang terikat janji untuk bersama-sama melakukan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tugas pokok masing-masing dan sesuai dengan rencana yang telah disepakati bersama.

            Renstra Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer UUI 2015 – 2025 dikembangkan secara fleksibel, sehingga Renstra ini bersifat tidak kaku, luwes, dan harus dilaksanakan sesuai dengan yang tertulis. Dengan prinsip ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan tuntutan dan dinamika masyarakat dapat diadopsi dan diadaptasi.

Renstra merupakan dokumen tertulis yang tidak dapat berjalan dengan sendirinya, tanpa ada dukungan dari pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Dampak internal dan eksternal serta ketidaksesuaian dengan sebagian besar kandungan yang sulit diimplementasikan dapat saja terjadi dalam penyusunan Renstra ini, sehingga dalam menjalankan Renstra ini sewaktu-waktu memungkinkan untuk dilakukan perubahan sesuai dengan kondisi lingkungan, dan tidak sesuai lagi dengan sebagian besar isi yang terkandung di dalamnya. Perubahan dilakukan oleh pimpinan program studi dan fakultas dan diajukan kepada senat Universitas untuk memperoleh persetujuan perubahan.

Semoga kandungan RENSTRA ini menjadi jiwa penggerak dalam rangka peningkatan mutu lulusan dari Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer dan Allah SWT senantiasa memberikan dorongan dan kekuatan untuk mampu melaksanakan program yang tertuang di dalamnya.